Syarat Pembuatan API-U

Angka Pengenal Importir disingkat API adalah tanda pengenal sebagai importir yang harus dimiliki setiap perusahaan yang melakukan perdagangan impor. Pasal 37 PERMENDAG 70/M-DAG/PER/9/2015 menyatakan: “API-U dan API-P yang telah diterbitkan berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27/M-DAG/PER/5/2012 tentang Ketentuan Angka Pengenal Importir (API) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 84/M-DAG/PER/12/2012, dinyatakan tetap berlaku dan harus disesuaikan dengan Peraturan Menteri ini paling lambat tanggal 30 Juni 2016” dan setelah dilakukan perubahan API-U & API-P agar segera melakukan Perubahan Data Nomor Identitas Kepabeanan (NIK) pada Aplikasi Registrasi Kepabeanan. API diberlakukan untuk menghindari penyalahgunaan kegiatan impor dan berbagai tindakan menyimpang lainnya. API adalah tanda pengenal sebagai importir yang harus dimiliki oleh setiap perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan impor. Selanjutnya disebutkan yang dimaksud dengan perusahaan importir adalah perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan impor barang. Sehingga kegiatan perdagangan impor hanya dapat dilaksanakan oleh perusahaan yang memiliki API. Pengimporan barang tanpa API hanya dapat dilakukan melalui instansi atau lembaga swasta, badan internasional atau yayasan dengan catatan untuk kepentingan pribadi dan tidak diperdagangkan untuk umum. Itupun baru dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari menteri atau pejabat yang bersangkutan. Pemilik API bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan impor yang dilakukan sendiri atau oleh cabang perwakilannya, baik untuk keperluan sendiri maupun untuk keperluan pihak lain.

Selanjutnya dijelaskan bahwa syarat untuk memperoleh API-U adalah sebagai berikut:

Perusahaan yang bersangkutan wajib mengajukan permoho- nan kepada Kepala Kanwil Deperindag dengan surat tembu san kepada Kepala Kantor Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Kandep) dengan melampirkan;
Mengisi formulir yang disediakan cuma-cuma oleh Kandep;
Copy akte notaris pendirian perusahaan dan perubahannya (asli/bukan foto kopi)
Nama dan susunan pengurus perusahaan (asli);
Surat Keterangan Kelakuan Baik pengurus perusahaan dari kepolisian (asli);
Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Tanda Daf- tar Usaha Perdagangan (TDUP); Copy Tanda Daftar Peru- sahaan (TDP);
Foto Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusaha- an; Surat Keterangan Domisili Kantor Pusat yang masih berlaku dari kantor kecamatan apabila kantor milik sendiri atau dari pemilik gedung apabila menyewa tempat/kontrak (surat asli);
Copy perjanjian sewa/kontrak tempat usaha yang masa kon- traknya minimal 2 tahun;
Referensi Bank Devisa (asli);
Pas foto pengurus dua lembar ukuran 2 X 3; dan Foto Copy KTP pengurus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s