Membandingkan Impor Billet Dan Memanfaatkan Scrap Lokal

Produksi dan penjualan pabrikan baja China meningkat, karena baja impor masuk dengan cara membanting harga jual (dumping). Praktik semacam ini lazim dilakukan industri baja Tiongkok yang mengalami kelebihan kapasitas produksi kronis dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang harga tidak lagi berbasis pada cost, tetapi kepada supply demand. Saat oversuplly (di China), misalnya harga produksi US$100 per ton dan variabel lainnya US$60 per ton, mereka bisa jual US$65. Berarti harganya dibanting,”

Sekretaris Jendral South East Asia Iron and Steel Institute (SEAISI) mengatakan ada pergerakan cukup kuat pada permintaan baja di Asean. Pertumbuhan diakibatkan oleh permintaan yang besar dari Vietnam dan Filipina dan perbaikan permintaan di Indonesia dan Thailand, serta di Malaysia.

South East Asia Iron and Steel Institute (Seaisi) melaporkan suplai domestik scrap baja atau besi tua yang biasanya digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan billet naik signifikan hingga dua kali lipat menjadi 4 juta ton. Pelaku industri baja lebih memilih mengimpor billet dibandingkan memanfaatkan scrap domestik dengan alasan harga yang lebih murah sebagai bahan baku.

Di Indonesia besi tua termasuk limbah non-B3 harus bersih dan kering. Itu tentu menyulitkan kami sebagai pelaku yang melaksanakan kegiatan seperti ini. Belum lagi harga gas yang masih tinggi sehingga dapur peleburan banyak yang terancam tutup.

Total produksi baja kasar (slab dan billet) mencapai 5,4 juta ton pada tahun sebelumnya. Total konsumsi baja kasar nasional pada tahun 2016 sebanyak 9,2 juta ton dimana kekurangan dipenuhi dari impor sebesar 3,8 juta ton.

Tiga negara utama pemasok baja impor ke Indonesia adalah China, Singapura dan Jepang. Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia menuturkan kebutuhan impor besi tua atau bekas (scrap) untuk memenuhi pasokan bahan baku industri baja nasional per tahun mencapai 5 juta ton. Kenaikan pada harga gas yang menyebabkan kenaikan biaya produksi membuat importir harus memenuhi kebutuhan pasokan bahan baku dengan mengimpor billet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s