Importir Resah Jebakan Overbrengen Memerah

Pelayanan arus barang dalam menekan dwelling time di Tanjung Priok mengalami penurunan yang signifikan sesuai target Presiden Jokowi menjadi 5,7 hari. Pemangkasan dwelling time mempercepat arus bongkar muat barang di areal terminal yang telah mengkondisikan buffer area, memindahkan penumpukan barang dari Lini 1 ke Lini 2 di lapangan overbrengen.

Meski kerja keras Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok telah dikerahkan, namun sejak usai lebaran 2017 masih banyak importir yang mengalami kesulitan menghindari OB(Overbrengen), padahal koordinasi dengan sarana pengangkut kontener atau jasa trucking sudah dipersiapkan bersamaan dengan keluarnya SPPB.

Hal ini jelas tidak diinginkan oleh kalangan importir, sebab pengenaan status OB menimbulkan biaya tambahan yang tidak sedikit. Misalnya saja yang baru terjadi pada bulan Juli ini. Kontener tiba di pelabuhan pada tanggal 11 Juni 2017, kemudian pada tanggal 14 Juli ditetapkan OB, padahal kewajiban clearance di Bea Cukai baru dapat diselesaikan pada tanggal 15 Juli, bertepatan SPPB.

Membengkaknya biaya logistik akibat OB menjadi perhatian khusus yang memprihatinkan. Importir mengeluhkan kinerja pengelola terminal serta pengelola TPS yang tidak siap dalam merelokasi kontener. Seharusnya jika sudah ditetapkan OB pada 14 Juli 2017 maka pada 15 Juli 2017 atau paling lama 1 x 24 jam kontainer impor itu sudah selesai penarikannya dari NPCT-1 ke TPS tujuan.

Importir menduga barang impor yang sudah mengantongi surat perintah pengeluaran barang (SPPB) dari Bea dan Cukai di Pelabuhan diduga masih banyak yang dibiarkan/sengaja ditumpuk di lini satu pelabuhan karena alasan di pelabuhan lebih aman meskipun disisi lain barang impor terkena tarif progresif.

Sampai saat ini belum ada kepastian upaya guna menghindari OB di Tanjung Priok. Meski demikian, Importir optimis kinerja Pelabuhan dapat menekan dwelling time dengan menjalin komunikasi dengan semua pihak terkait. Sampai pada saatnya nanti, kelancaran arus barang serta ekonomi biaya tinggi bisa terus diperbaiki.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s