Layanan Ambulans Jenazah Gratis 24 Jam Pemprov DKI

Berawal dari kepedulian dalam melayani masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan jasa Ambulans Gawat Darurat (AGD) gratis bagi warga DKI. Konon, dulu orang sangat kesulitan mencari pinjaman mobil karena keterbatasan uang dan penyedia mobil ambulans. Dari situlah Pemprov tergugah memerhatikan kendala yang dialami masyarakat, khususnya dengan pendapatan rendah.

Layanan ambulans gratis itu dikelola oleh Ambulan Gawat Darurat (AGD) Dinkes DKI yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara. Armada yang disediakan ditujukan untuk mengangkut warga sakit, akan melahirkan, atau keperluan lainnya dan mengantar jenazah. Mobil tersebut dihadirkan untuk melayani masyarakat, terutama keluarga tidak mampu non stop, 1X24 jam.

Kepala Bidang Pemakaman Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Siti Hasni mengatakan tidak hanya pelayanan untuk mengantarkan jenazah secara gratis dengan mpbil tersebut, tetapi juga fasilitas pengurusan jenazah.

“Ini sudah berlaku sejak kami ada. Sudah dari beberapa puluh tahun lalu. Sudah lama keberadaannya untuk keluarga tidak mampu,” ujar Siti.

Adapun masyarakat yang ingin menggunakan layanan mobil jenazah gratis tersebut, pihaknya menyediakan piket 24 jam dengan beberapa nomor yang bisa dihubungi, yakni (021) 548 0137 dan (021) 548 4544. Masyarakat diharapkan memberi alamat yang jelas agar petugas bisa langsung menjemput ke lokasi.

Saat ini, katanya, mobil jenazah yang beroperasi terdapat 20 unit. Enam unit di antaranya setiap hari bersiaga di enam rumah sakit umum daerah (RSUD), yakni RSUD Pasar Minggu, Pasar Rebo, Budi Asih, Tarakan, Cengkareng, serta Koja.

“Jumlah yang kami layani tidak tentu, karena kami tidak melayani keluarga tidak mampu saja, tetapi juga jenazah telantar, dan jenazah yang diurus oleh panti-panti sosial. Itu kewenangan kami,” katanya.

Guna menghindari adanya pungutan saat menggunakan mobil jenazah gratis di RSUD, katanya, masyarakat diharapkan berani bertanya tentang ketersediaan mobil tersebut atau dengan menelepon nomor pelayanan. Sebab, kerap kali ada orang yang mengatasnamakan yayasan tertentu dan memanfaatkan keberadaan mobil jenazah gratis milik DKI hanya untuk melayani jenazah orang telantar, sedangkan jenazah yang ada ahli warisnya malah dilayani oleh oknum-oknum tersebut.

“Mereka yang sudah merasakan dan menerima pelayanan, pasti senang ya,” pungkasnya.

Kepala Unit Pelayanan Ambulans Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Erizon Safari, menyatakan jumlah panggilan ambulan gratis ini juga meningkat sekitar 600 setiap bulannya. “Dibanding tahun 2015, panggilan ambulan gratis saat ini semakin meningkat,” kata Erizon.

Menurut Erizon, hal ini membuktikan bahwa kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang adanya layanan publik ambulan gratis semakin meningkat. “Tahun 2016, rata-rata perbulannya mencapai 2.400 sedangkan tahun 2015 hanya berkisar 1.800 hingga 1.900 yang dilayani,” terangnya.

Ambulans Jenazah Gratis Pemprov Jakarta

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s