Komponen Penting Motor Yamaha Nmax dan Cara Perawatannya

Yamaha NMAX adalah sebuah skuter bertransmisi otomatis yang diproduksi oleh Yamaha di Indonesia sejak 2015. Skuter ini diluncurkan secara resmi pada bulan Februari 2015 di Sirkuit SentulBogor.[1] Basis produksi skuter ini berada di Indonesia dan sudah diekspor ke berbagai negara sebagai model skuter global Yamaha. Berikut ini sedikit tips bagi pengguna Yamana Nmax yang baru mengaspal agar motor dapat selalu terjaga prima:

1. Asap mesin mengandung karbon monoksida(beracun), berbahaya jika dihirup.
2. Beban maksimal motor(penumpang,barang,dan aksesoris) 167 Kg. Berikut box depan 1.5kg dan Box bawah jok 5kg.
3. Hati2 jika memasang aksesoris yang memakan daya kelistrikan. Jika aksesoris melebihi kapasitas pengisian aki, maka akan sangat mengganggu sistem kelistrikan sepeda motor. Dan mempercepat kerusakan pada aki.
4.Pengereman akan lebih sulit dilakukan dijalankan yang basah. Hindari pengereman tiba-tiba karena akan menyebabkan motor slip. Bantalan rem atau sepatu rem bisa basah ketika mencuci sepeda motor. Periksa rem sebelum berkendara.
5. Pada Yamaha Nmax terdapat 2 reservoir minyak rem depan dan belakang.
*Reservoir adalah tempat menyimpan cadangan air atau bahan bakar atau minyak dan gas. Bahasa umumnya tangki.
6. Pada spidometer terdapat 3 indikator penting yaitu lampu peringatan suhu cairan pendingin(apabila mesin terlalu panas akan menyala, matikan mesin secepatnya dan biarkan mesin dingin), lampu peringatan ABS(akan menyala ketika kontak dihidupkan,kemudian mati setelah sepeda motor berjalan pada kecepatan 10km/jam atau lebih), lampu peringatan mesin bermasalah(akan menyala jika terdeteksi masalah dalam rangkaian listrik pemantau mesin).
note: sirkuit listrik lampu peringatan dapat diperiksa dengan memutar kunci ke posisi ‘ON”. Lampu peringatan seharusnya menyala beberapa detik, sebelum akhirnya mati. Jika lampu peringatan tidak menyala ketika kontak diputar ke posisi “ON” atau jika lampu peringatan tetap menyala lakukan pemeriksaan kelistrikan.
7.Nmax sudah dilengkapi sistem sehingga dapat mengetahui jarak tempuh, berapa kali penggantian oli, berapa kali penggantian V-Belt,dan rata2 konsumsi bahan bakar. Odometer akan terkunci di 999999(,6 digit,) dan tidak dapat diatur ulang. Indikator penggantian oli akan berkedip pada 1000km awal, 4000km dan setiap 4000km setelah yang menunjukkan bahwa oli mesin harus diganti. Indikator penggantian V-Belt akan berkedip pada setiap 25000km sesudahnya yang menunjukkan bahwa V-Belt harus diganti. Meski pada kenyataannya, saat di 15.000km V-Belt sudah terlihat retak-retak.
8. Jika ABS diaktifkan, tuas rem mungkin akan terasa berdenyut. Dalam situasi ini laanjutkan pengoperasian rem dan biarkan ABS berfungsi, jangan melemahkan rem karena otomatis mengurangi pengoperasian rem.
note,: saat pengujian rem ABS mungkin akan terdengar bunyi ‘klik’ dari bagian rem dan jika tuas rem ditarik (dipencet) sedikit saja, akan terasa getaran di bagian tuas tsb, namun ini tidak menandakan kerusakan. Jauhkan benda maupun perkakas yg bermagnet dari sensor dan rotor rem karena akan menyebabkan hub roda rusak sehingga kinerja sistem ABS mengalami gangguan.
9. Jangan mengisi bahan bakar berlebihan. Karena bensin dapat merusak permukaan cat dan komponen berbahan plastik. Bensin bersifat racun, jangan menyedot bensin dgn mulut. Berbahaya jika tertelan, menghirup uapnya, terkena mata dan menumpahi kulit. Kapasitas bensin Nmax 6.6L.
Note: periksa selang tangki. Bersihkan jika tersumbat. Jika retak atau netes segera ganti(hal ini disebabkan pemuaian panas mesin yang terlalu sering sehingga mempengaruhi kualitas selang yang berbahan Rubber).
10. Bagasi menyerap panas ketika terkena sinar matahari. Jangan simpan benda2 yg mudah terbakar didalam bagasi. Contoh: batere/powerbank(bisa meledak).
11.Jangan melintas di genangan air yang dalam karena mesin bisa rusak. Spul/Alternator tidak boleh keblebekan air. Melintasi pasir pantai juga ga boleh, keblebekan pasir bikin spul gosong. Usai mencuci motor jangan langsung menghidupkan mesin, kerana kita tidak tahu apakah air yang masuk pada spul atau komponen2 mesin sudah benar2 kering. Yang paling penting setelah mencuci motor adlah mengeringkan dengan canebo agar benar2 kering.
12. Masa pemakaian awal(apabila motor habis turun mesin) jangan memberi beban berat pada 1600km pertama karena berbagai komponen didalam mesin sedang menyesuaikan diri utk mencapai kelonggaran yang benar. Hindari tarikan gas penuh karena dapat mengakibatkan mesin panas berlebihan. Setelah pemakaian sejauh 1000km pastikan ganti oli mesin dan oli transmisi.
13. Untuk menjaga umur mesin maksimal, jangan lakukan percepatan saat mesin masih dingin.
14. Penyetelan dan Perawatan Berkala:
1. Saluran bahan bakar: periksa retakan atau kerusakan selang.
2. Saringan bahan bakar: periksa atau ganti jika perlu.
3. Busi: bersihkan menggunakan sikat kawat dan bensin jika gosong. Atau ganti baru jika rusak. Setelan celah busi yang standart, kerenggangan 0.8-,0.9 mm. Bersihkan permukaan gasket/ring busi dan dudukannya. Warna busi yang masih layak pakai adalah coklat kekuningan, sedang hingga terang.
4. Oli Mesin. Periksa ketinggian oli secara teratur. Ketinggian oli mesin harus diantara ujung tuas dan tanda batas maksimum. Jika oli kurang, tambahkan hingga batas ketinggian (jangan lebih dari batas, kapasitas 0,9L). Ingat, jangan mengganti oli saat mesin dalam keadaaan panas. Hal ini dikarenakan kondisi oli yang belum stabil(ketinggian oli belum stabil disebabkan panas mesin) dan dapat merusak gigitan baut(selek) oli mesin sehingga menyebabkan kebocoran oli dikemudian hari. Hati2 saat membuka baut penutup oli dibagian bawah mesin. Pada saat melepas ada komponen2 yang keluar secara bersamaan yaitu Baut,Gasket/Ring,Kawat Saringan Oli,Pegas Kompresi,O-Ring. Jangan sampai ke-5 komponen tadi hilang tercebur oli.
*Note: jgn gunakan oli dgn spesifikasi dari “CD” atau dgn label “Energy Conserving” atau kualitas yang lebih tinggi.
5. Oli Gardan/Oli Transmisi. Sama dengan oli mesin, oli transmisi harus diganti secara bersamaan. Kapasitas 0.15 L. Jika tersisa, bawalah pulang untuk pengisian ulang berikutnya.
6. Pendingin/Coolant. Periksa secara teratur ketinggian air radiator yang terdapat pada reservoir. Kapasitas 0.25 L. Jika tidak ada Coolant bisa diganti dengan Air Ledeng. Jgn gunakan air mineral atau yg mengandung asam Krn membahayakan mesin.

 

 

Yunus/Vitasexpress

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s