Menghitung Keuntungan Pasang Listrik Tenaga Surya Dirumah

Matahari telah menghasilkan sumber energi terbarukan yang paling bersih dan ramah lingkungan. Paparan sinar matahari yang berlimpah dapat membantu mengurangi emisi karbon dengan mengkonversi menjadi tenaga listrik. Sekarang ini kita kenal Panel Solar atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bekerja dengan mengubah arus DC menjadi AC sebagai sumber listrik utama.

Teknologi panel surya masih terbilang baru di Indonesia, namun sudah menjadi tren dan banyak diminati. Rata-rata pelanggan listrik PLN untuk rumah tangga sekarang ini menggunakan kapasitas kWh meter sebesar 2200 VA untuk konsumsi kurang lebih 595,2 kWh tiap bulannya. Sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA ini merupakan solusi yang paling murah dan mudah karena panel ini adalah bentuk investasi masa depan. Penggunaan pun bisa berlanjut sampai pemiliknya meninggal.

keuntungan memakai panel surya bisa terlihat pada 8 hingga 9 tahun mendatang berdasarkan perhitungan tarif saat ini. Artinya, jika ke depan tarif listrik naik, maka hasil hemat dengan panel surya bisa terlihat lebih cepat.

Pada pertengahan 2019, biaya pemasangan panel surya per 1 kWp adalah sekitar USD 1.000 atau Rp 14 juta (USD 1 = Rp 14.002). Harga itu sudah menurun dari sebelumnya yang sekitar Rp 30 juta. Beberapa gedung pemerintah pun sudah mulai mencoba inovasi ini. Tentu kedepannya harga akan semakin kompetitif dengan bermunculannya provider lokal. Seperti halnya Handphone yang gesit berinovasi dengan harga yang berkompetisi.

Pemerintah telah melakukan revisi Peraturan Menteri ESDM nomor 49 tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap. Menegaskan bahwa sistem PLTS Atap wajib memiliki izin operasi dan SLO (Sertifikat Laik Operasi). Sementara di Permen 12/2019 menegaskan, batasan kapasitas yang wajib memiliki izin operasi dan SLO adalah yang melebihi 500 kVA.

Untuk pelanggan PT PLN (Persero) yang berminat membangun dan memasang Sistem PLTS Atap harus mengajukan permohonan pembangunan dan pemasangan Sistem PLTS Atap kepada General Manager Unit Induk Wilayah/Distribusi PT PLN (Persero) yang dilengkapi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis. Untuk pelanggan prabayar, harus mengajukan perubahan mekanisme pembayaran tenaga listrik menjadi pasca bayar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s