Behandle ?


 

Customer       : Bisakah kita behandle di lokasi untuk import?

Admin            : Bisa, tapi alasan harus kuat dengan meyakinkan. Barangnya apa? Alasan minta pindah behandle kenapa?

Customer       : Supaya terhindar dari biaya demurage

Admin             : Demurage kontainer? Barang distripping dulu dong . .

Customer       : Menghindari biaya penumpukan lebih dari 2 hari

Admin            : Rasanya kalau barang distripping dulu nggak bisa. Blm diperiksa tapi udah minta dibongkar?? Biaya demurage beda dengan biaya storage

Customer       : Kita menghindari biaya2 tsb

Admin            : Alasannya kurang kuat tuh..FCL kan? Bukan Breakbulk? Tapi silahkan dicoba aja, bikin surat permohonan pengajuan periksa fisik di gudang importir ke kepala kantor.

*Behandle adalah pemeriksaan petikemas atas penetapan jalur merah oleh Bea Cukai.

Bisakah Import Scrap Potongan Besi Kapal?


Customer       : Bisakah Importir mengimpor besi scrap (Besi tua/besi potongan bekas kapal)?

Admin             : Kena LS tuh..(COI=Certificate Of Inspection) yang dikeluarkan dari Sucofindo. Scrap wajib LS karena itu lempengan besi bekas.

Customer       : Apa bpk pernah mengurus importasi scrap?

Admin             : Pernah urus used gas compressor yg critical untuk importasi used goods adalah HS Code. Malah kadang ada yang diatur bahwa importasi used goods HS Code tertentu hanya diperbolehkan untuk pemegang API-P.  Doc flow dan rekomendasi bergantung dari HS Code tadi, biasanya urus LS dulu di Sucofindo Indonesia untuk barang diinspek di negara asal. Lalu urus rekomendasi ke departemen terkait, i.e used gas compressor, rekom diperlukan dari kemendag. Rekom tadi baru dilampirkan bersama dengan surat permohonan impor barang moda bukan baru ke KPBC setempat c/w CIPL, perizinan importir, dummy BL, dll. Untuk pengurusan di Kemendag dilakukan secara online melalui INATRADE. Tapi ada beberapa dokumen yang harus di submit hardcopy. Kalau doc sudah clean dan ready, prosesnya sekitar 2 bulan dari start sampai dapat surat persetujuan impor barang moda bukan baru. Yang membuat prosesnya lama terkadang dari importir juga, doc tidak clean n lengkap. Check HS ajukan Vo ke Sucofindo.

Temporary Stay Permit e-KITAS 1 year


 

  1. RPTKA (Plan for the Use of Expatriates)
  2. Recommendation IMTA
  3. VTT (Limited Stay Visa)
  4. Approval for VTT
  5. KITAS (Limited Stay Permit)
  6. Foreigner Register
  7. Foreigner Mutation
  8. MERP 6 month ( Multiple Exit Re-Entry Permit)
  9. STM (Report Certificate)
  10. IMTA (Expatriates Work Permit) 1-6 month
  11. Photo Fee in Immigration
  12. Approval Express for KITAS
  13. Approval Express for IMTA
  14. SKPPS (Temporary Alien Resident Information Letter)
  15. SKTT (Temporary Domicile for Foreigner)
  16. LapKeb (Report of Existance)
  17. Sospol (Social and Political)

Documentation Required :

  • Sponsor Letter
  • Power Letter
  • Organitation Structure
  • Notary Deed (Akta Notaris)
  • Tax Payer Number (NPWP)
  • The Manpower Ministry (SPBKM/IUT)
  • Company Registration Mark (TDP)
  • Compulsory Company Manpower Report (Wajib Lapor UU No.7 Tahun 1981)
  • Domicile Company
  • KTP Director

 

Documents Of Foreigner Workers :

  • Passport (Scan Colour)
  • Curiculum Vitae (CV)
  • Certificate (Ijasah)
  • Photo of Expatriates (Red Background)
  • Assurance
  • Photo 4×6, 3×4, 2×3 (Red Background) 2 sheets each
  • Indonesia Manpower Companion (for Position -Expert / Manager)
  • Copy of Identity Card (KTP) Indonesian Manpower Companion

Solusi Perizinan Jakarta