Tag Archives: Cargo Besi Baja Import-Domestic

BMTP Produk Canai Besi Baja


bea-cukai-jelaskan-soal-jalur-merah-dan-hijau-importasi-moL

Dalam rangka menghindari kerugian yang dialami industri dalam negeri akibat masuknya besi baja canai lantaian dan untuk mempertahankan iklim usaha tetap stabil, pemerintah meningkatkan upaya perlindungan konsumen untuk tertib administrasi dibidang impor. Laporan akhir hasil penyelidikan komite pengamanan perdagangan Indonesia tentang importasi Canai Lantaian dari besi baja bukan paduan dengan nomor HS 7210.61.11.00 dikenakan BMTP(Bea Masuk Tindakan Pengamanan). Produk impor berupa produk canai lantaian dari besi baja adalah produk canai lantaian dari besi bukan paduan dengan lebar 600 mm atau lebih, disepuh atau dilapisi dengan paduan alumunium seng, mengandung carbon kurang dari 0,6% menurut beratnya, dengan ketebalan sampai 0,7 mm. BMTP dikenakan selama 3 tahun dengan ketentuan sbb:

No
Periode
BMTP

1
Tahun Pertama, dengan Periode 1 tahun sejak tanggal diundangkannya Peraturan Menteri ini
Rp. 4.998.784//ton

2
Tahun Kedua, dengan periode 1 tahun sejak tanggal berakhirnya tahun pertama.
Rp. 4.314.161/ton

3
Tahun Ketiga, dengan periode 1 tahun sejak tanggal berakhirnya tahun kedua.
Rp. 3.629.538/ton
Terhadap impor produk canai lantaian dari besi baja bukan paduan yang berasal dari Negara-negara yang dikecualikan dari pengenaan BMTP dan Negara-negara yang memiliki kerjasama perdagangan dengan Indonesia, importir wajib menyertakan Surat Keterangan Asal(Certificate of Origin).

Syarat Mengajukan Perubahan IP-Besi Baja


p.txt

NPWP

API-P
TDP
NIK (Nomor Identitas Kepabeanan)
Rekomendasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Rekomendasi DirJen Mineral, Batubara, dan Panas Bumi(MBPB)
Rekomendasi DirJen Listrik dan Pemanfaatan Energi(LPE)
Rekomendasi Dirjen BIM, Kementrian Perindustrian.
Rekomendasi Kementrian ESDM
Rekomendasi DirJen ILMATE(Pertimbangan Teknis Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika)
Dokumen Lama IP-Besi Baja

Syarat Mendapat IT-Besi Baja


prod_3.jpg

Untuk dapat diakui sebagai Importir Terbatas Besi Baja, setiap perusahaan diwajibakn mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri dengan melengkapi lampiran sbb:

API-U (Angka Pengenal Importir Umum)
TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
Pertimbangan Teknis dari Direktur Jenderal ILMEA Depperindag
Realisasi impor selama 5 tahun terakhir.

Putusan persetujuan atau penolakan permohonan diatas ditentukan dalam jangka waktu 7 hari sejak permohonan diterima.

Setiap kali importasi yang dilakukan oleh IT-Besi Baja harus mendapat persetujuan impor yang memuat jumlah, jenis, dan waktu pengimporan.

Persetujuan impor besi baja seperti yang dimaksud diatas, dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri berdasarkan pertimbangan teknis dari Direktur Jenderal ILMEA.

Pengakuan IT-Besi Baja berlaku selama 1 tahun.

Syarat Mendapat IP-Besi Baja


1158078shutterstock-190563935780x390

Untuk dapat diakui sebagai Importir Produsen Besi Baja, setiap perusahaan diwajibakn mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri dengan melengkapi lampiran sbb:

Izin Usaha Industri/Tanda Daftar Industri atau yang setara dari Instansi Teknis yang membidangi usaha tersebut.
Angka Pengenal Importir Produsen(API-P) atau Angka Pengenal Importir Terbatas(API-T)
TDP
NPWP
Pertimbangan Teknis dan Direktur Jenderal ILMEA Deperindag

Putusan persetujuan atau penolakan permohonan diatas ditentukan dalam jangka waktu 7 hari sejak permohonan diterima.

Pengakuan IP-Besi Baja berlaku selama 1 tahun.